Jam Gadang, Bersejarah dan Bernilai Tinggi dari Bukittinggi

JAM GADANG, IKON WISATA DARI BUKITTINGGI

Tidak hanya Ngarai Sianok saja, Jam Gadang yang terletak di Bukittinggi, Sumbar, juga menarik untuk dikunjungi. Jam Gadang pun telah menjadi ikon wisata dari Sumatera Barat. Inilah bangunan bersejarah yang bernilai tinggi.

Berkunjung ke Sumatera Barat, kurang lengkap jika belum mengunjungi Jam Gadang. Letaknya berada di Bukittingi dan hanya berjarak dua jam saja dari Padang. Landmark Kota Bukittinggi ini penuh dengan sejarah dan sudah berumur ratusan tahun.

BERSEJARAH DAN BERNILAI TINGGI

Dari situs resmi pariwisata Indonesia yang dikunjungi detikTravel, Selasa (1/5/2012), bangunan ini memiliki tinggi 26 meter dan dibangun pada tahun 1826 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota, Rook Maker, saat itu. Pada masa Belanda, atapnya bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Saat ini atapnya mencerminkan arsitektur rumah tradisional Minangkabau.

Anda pun bisa memasuki bagian dalam dari Jam Gadang tersebut. Cukup merogoh kocek Rp 50.000, Anda dapat melihat mesin-mesin tua dan juga mempelajari teknologinya. Salah satu keunikan Jam Gadang ini terletak pada angka angka romawi IV yang ditulis dengan IIII.

Di sekitar Jam Gadang terdapat pelataran yang berupa taman kota. Anda bisa bersantai menghirup udara Bukittinggi yang segar, atau bersantai sambi menggagumi Jam Gadang yang menjulang tinggi.

ANGKA ROMAWI YANG TERLIHAT IIII, BUKAN IV

Anda juga dapat mencoba transportasi khas di sini, yaitu Bendi. Bentuknya seperti andong dan cobalah untuk berkeliling pusat kota. Dijamin seru! Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat berbelanja pernak-pernik khas Sumbar di Pasar Bukittinggi tepat di depan Jam Gadang.

Saat malam hari, pemadangan di sekitar Jam Gadang sangat menawan. Dengan percikan lampu-lampu dari taman kota, Jam Gadang terlihat begitu tinggi menjulang dan gagah. Seolah menjadi tuan rumah, yang siap menyambut para traveler yang datang saat itu.

PEMANDANGAN YANG CANTIK PADA MALAM HARI

sumber :http://travel.detik.com/read/2012/05/02/075345/1906672/1025/jam-gadang-bersejarah-dan-bernilai-tinggi-dari-bukittinggi?991104topnews